Cara buka rekening tabungan anak menjadi topik yang semakin banyak dicari oleh para orang tua yang ingin mengajarkan kebiasaan finansial sejak dini. Di era modern seperti sekarang, literasi keuangan bukan lagi hal yang bisa ditunda. Anak-anak perlu memahami konsep menabung, mengelola uang, hingga merencanakan masa depan sejak usia sekolah.
Melalui rekening tabungan anak atas nama sendiri, si kecil bisa belajar bertanggung jawab terhadap uang yang dimilikinya. Selain itu, orang tua juga lebih mudah memantau dan mengatur dana pendidikan, uang saku, atau tabungan jangka panjang anak. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara buka rekening tabungan anak, syarat yang diperlukan, biaya, hingga rekomendasi bank yang menyediakan produk tabungan anak terbaik.
Mengapa Penting Membuka Rekening Tabungan Anak?

Sebelum memahami lebih jauh tentang cara buka rekening tabungan anak, penting bagi orang tua untuk mengetahui manfaatnya terlebih dahulu.
Berikut beberapa alasan mengapa membuka rekening tabungan anak sangat dianjurkan:
- Melatih kebiasaan menabung sejak dini sehingga anak terbiasa menyisihkan uang.
- Mengajarkan tanggung jawab finansial dalam mengelola uang sendiri.
- Mempersiapkan dana pendidikan secara lebih terencana.
- Memudahkan pemberian uang saku non-tunai dengan sistem transfer.
- Mengenalkan sistem perbankan secara aman dan terkontrol.
Dengan memiliki rekening atas nama sendiri, anak akan merasa lebih memiliki dan termotivasi untuk menabung secara konsisten.
Usia Berapa Anak Bisa Membuka Rekening Sendiri?

Pada umumnya, bank di Indonesia mengizinkan pembukaan rekening anak mulai usia 0 tahun hingga 17 tahun dengan pendampingan orang tua atau wali. Namun, ada perbedaan ketentuan berdasarkan usia:
- Usia 0–12 tahun: Rekening dibuka atas nama anak, tetapi tetap di bawah pengawasan orang tua.
- Usia 13–17 tahun: Anak bisa memiliki kartu ATM sendiri dengan batas transaksi tertentu.
- Di atas 17 tahun: Biasanya sudah bisa membuka rekening mandiri dengan KTP.
Karena setiap bank memiliki kebijakan berbeda, orang tua perlu memahami detail produk tabungan anak yang ditawarkan.
Syarat Cara Buka Rekening Tabungan Anak
Untuk memahami cara buka rekening tabungan anak dengan benar, berikut dokumen yang umumnya diperlukan:
- Akta kelahiran anak.
- Kartu Keluarga (KK).
- KTP orang tua atau wali.
- NPWP orang tua (jika diminta).
- Setoran awal sesuai ketentuan bank.
Beberapa bank juga menyediakan pembukaan rekening secara online melalui aplikasi mobile banking, sehingga prosesnya menjadi lebih praktis.
Langkah-Langkah Cara Buka Rekening Tabungan Anak
1. Tentukan Bank dan Produk Tabungan
Pilih bank yang memiliki reputasi baik dan menyediakan produk khusus anak. Perhatikan biaya administrasi, setoran awal, dan fitur tambahan seperti kartu ATM atau mobile banking.
2. Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan
Pastikan seluruh dokumen sudah lengkap agar proses pembukaan berjalan lancar.
3. Datang ke Kantor Cabang atau Daftar Online
Anda bisa mengunjungi kantor cabang terdekat atau menggunakan layanan pembukaan rekening online jika tersedia.
4. Isi Formulir dan Lakukan Setoran Awal
Isi formulir pembukaan rekening, kemudian lakukan setoran awal sesuai ketentuan.
5. Aktivasi dan Edukasi Anak
Setelah rekening aktif, ajak anak memahami cara menggunakan buku tabungan atau kartu ATM dengan bijak.
Rekomendasi Bank untuk Tabungan Anak
Berikut beberapa bank yang menyediakan produk tabungan anak di Indonesia:
- Bank BRI – Produk Junio.
- Bank BNI – BNI Taplus Anak.
- Bank Mandiri – Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).
- BCA – Tahapan BCA SimPel.
- BTN – Tabungan BTN Junior.
- CIMB Niaga – Tabungan Junior.
Setiap bank memiliki ketentuan setoran awal mulai dari Rp20.000 hingga Rp100.000, tergantung produk dan kebijakan masing-masing.
Biaya dan Ketentuan yang Perlu Diperhatikan
Dalam memahami cara buka rekening tabungan anak, orang tua juga perlu memperhatikan biaya berikut:
- Biaya administrasi bulanan (beberapa produk gratis).
- Biaya kartu ATM.
- Biaya penggantian kartu jika hilang.
- Batas saldo minimum.
- Batas transaksi harian.
Pastikan memilih produk dengan biaya ringan agar saldo anak tidak tergerus biaya administrasi.
Tips Mengajarkan Anak Mengelola Rekening
Membuka rekening saja tidak cukup. Berikut beberapa tips agar anak benar-benar belajar dari pengalaman tersebut:
- Ajarkan konsep menabung 10–20% dari uang saku.
- Buat target tabungan, misalnya membeli sepeda atau buku.
- Libatkan anak saat setor tunai ke bank.
- Ajarkan membaca buku tabungan.
- Awasi penggunaan kartu ATM.
Dengan pendekatan yang tepat, rekening tabungan bisa menjadi sarana edukasi finansial yang efektif.
Apakah Anak Bisa Membuka Rekening Tanpa Orang Tua?
Untuk usia di bawah 17 tahun, pembukaan rekening tetap membutuhkan persetujuan dan pendampingan orang tua atau wali. Hal ini karena anak belum memiliki identitas resmi berupa KTP.
Namun, beberapa bank memberikan kebebasan lebih pada remaja usia 15–17 tahun dengan fitur ATM terbatas.
Keamanan Rekening Tabungan Anak
Keamanan menjadi hal penting dalam cara buka rekening tabungan anak. Orang tua harus:
- Mengawasi PIN ATM anak.
- Mengaktifkan notifikasi transaksi.
- Membatasi nominal transaksi.
- Mengajarkan pentingnya menjaga kerahasiaan data.
Dengan pengawasan yang tepat, risiko penyalahgunaan rekening dapat diminimalkan.
Perbandingan Tabungan Anak dan Celengan di Rumah
Banyak orang tua bertanya, apakah lebih baik menabung di bank atau celengan di rumah?
Menabung di bank memiliki kelebihan:
- Lebih aman dari kehilangan.
- Mendapat bunga atau keuntungan tambahan.
- Transaksi tercatat secara resmi.
- Mudah dipantau secara digital.
Sementara celengan cocok untuk anak usia sangat kecil sebagai tahap awal pengenalan menabung.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuka Rekening Anak
- Membuka rekening tanpa menjelaskan tujuan kepada anak.
- Memilih produk dengan biaya administrasi tinggi.
- Tidak mengawasi transaksi anak.
- Menggunakan rekening anak untuk kebutuhan orang tua.
Pastikan rekening benar-benar digunakan untuk kepentingan dan pembelajaran anak.
Cara buka rekening tabungan anak sebenarnya cukup mudah selama orang tua memahami prosedur dan persyaratannya. Dengan rekening atas nama sendiri, anak bisa belajar mengelola uang, menabung, dan memahami sistem keuangan sejak dini.
Langkah ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter finansial yang sehat. Pilih bank yang terpercaya, perhatikan biaya administrasi, serta dampingi anak dalam setiap prosesnya. Dengan begitu, kebiasaan menabung akan tumbuh secara alami dan berkelanjutan.
Pembiayaan BPKB solusi cepat untuk kebutuhan keuangan dana Anda. Proses mudah, persyaratan ringan, dan pencairan dana cepat tanpa ribet. Cukup gunakan BPKB mobil atau motor, kendaraan tetap bisa digunakan seperti biasa. Bunga kompetitif, tenor fleksibel, dan aman karena bekerja sama dengan lembaga pembiayaan terpercaya. Ajukan sekarang dan wujudkan kebutuhan finansial Anda dengan pembiayaan BPKB yang praktis dan terpercaya.
Pembiayaan BPKB sebagai sarana informasi keuangan dan otomotif anda. Percayakan kebutuhan keuangan pada kami dan berita otomotif terbaru
