Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Agar Mesin Tidak Rusak Saat Dipanaskan

Bagaimana tips merawat mobil yang jarang dipakai agar mesin tidak rusak, simak disini. Memiliki mobil pribadi memang memberikan kenyamanan dan fleksibilitas dalam beraktivitas. Namun tidak semua kendaraan digunakan setiap hari. Ada mobil yang hanya dipakai saat akhir pekan, perjalanan luar kota, atau momen tertentu saja. Jika tidak dirawat dengan benar, mobil yang jarang digunakan justru lebih rentan mengalami kerusakan dibanding mobil yang rutin dipakai.

Karena itulah, penting memahami Tips merawat mobil yang jarang dipakai agar kondisi mesin tetap prima, aki tidak tekor, serta komponen lainnya tetap awet. Banyak orang mengira cukup memanaskan mesin seminggu sekali sudah cukup. Padahal, ada beberapa langkah penting lain yang perlu dilakukan agar kendaraan tetap sehat meski jarang digunakan.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam tentang Tips merawat mobil yang jarang dipakai, mulai dari perawatan mesin, sistem kelistrikan, ban, hingga bagian interior dan eksterior.

Kenapa Mobil yang Jarang Dipakai Justru Lebih Rentan Rusak?

Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

Sebelum masuk ke langkah perawatan, penting untuk memahami alasan mengapa mobil yang jarang dipakai berisiko mengalami masalah. Berikut beberapa penyebab utamanya:

  • Oli mengendap dan tidak bersirkulasi secara optimal.
  • Aki kehilangan daya karena tidak ada pengisian dari alternator.
  • Ban mengalami flat spot (bagian ban menjadi rata di satu titik).
  • Bensin menguap atau kualitasnya menurun.
  • Karet-karet dan seal menjadi kering dan getas.
  • Rem bisa lengket akibat karat pada cakram.
READ  Tips Memoles Lampu Depan Mobil yang Kuning Pakai Pasta Gigi, Murah dan Efektif

Masalah-masalah tersebut sering muncul karena mobil terlalu lama dalam kondisi diam. Oleh sebab itu, memahami Tips merawat mobil yang jarang dipakai sangat penting agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal.

1. Panaskan Mobil dengan Cara yang Benar

Banyak orang memanaskan mobil hanya 5 menit di garasi tanpa digerakkan. Padahal, cara ini kurang efektif untuk menjaga kesehatan mesin.

Durasi Ideal Memanaskan Mesin

Panaskan mobil selama 10–15 menit agar oli bersirkulasi ke seluruh bagian mesin. Namun lebih baik lagi jika mobil digerakkan.

Lebih Baik Dijalankan daripada Hanya Dipanaskan

Jika memungkinkan, ajak mobil berkeliling kompleks selama 10–20 menit. Ini membantu:

  • Melumasi seluruh komponen mesin secara merata.
  • Mengisi ulang aki melalui alternator.
  • Mencegah karat pada sistem pengereman.
  • Menjaga tekanan ban tetap stabil.

Langkah sederhana ini merupakan bagian penting dari Tips merawat mobil yang jarang dipakai agar mesin tidak rusak saat dipanaskan.

2. Periksa dan Jaga Kondisi Aki

Aki adalah komponen yang paling sering bermasalah pada mobil yang jarang digunakan. Ketika mobil tidak dipakai dalam waktu lama, aki akan kehilangan daya secara perlahan.

Cara Mencegah Aki Tekor

  • Panaskan mobil minimal 2–3 kali seminggu.
  • Lepas terminal negatif aki jika mobil tidak dipakai lebih dari dua minggu.
  • Gunakan battery charger atau trickle charger untuk menjaga daya.
  • Pastikan tidak ada perangkat elektronik yang menyala saat mobil mati.

Jika aki sudah berumur lebih dari dua tahun, sebaiknya lakukan pengecekan rutin. Mengabaikan aki dapat membuat mobil sulit dinyalakan bahkan berisiko mogok.

3. Cek dan Ganti Oli Secara Berkala

Banyak orang berpikir oli hanya perlu diganti berdasarkan jarak tempuh. Padahal, oli juga memiliki masa pakai berdasarkan waktu.

Walaupun mobil jarang dipakai, oli tetap bisa mengalami oksidasi dan penurunan kualitas. Idealnya, oli diganti setiap 6 bulan sekali meskipun jarak tempuh belum mencapai batas maksimal.

READ  Berapa KM Ganti Oli Motor Matic? Ini Panduan Lengkap Agar Mesin Lebih Awet

Ini adalah bagian penting dari Tips merawat mobil yang jarang dipakai karena oli yang sudah lama mengendap dapat menyebabkan pelumasan tidak optimal dan mempercepat keausan komponen mesin.

4. Perhatikan Kondisi Ban

Ban yang terlalu lama menahan beban di satu titik bisa mengalami flat spot. Akibatnya, mobil terasa bergetar saat digunakan.

Langkah Perawatan Ban

  • Periksa tekanan angin secara rutin.
  • Tambahkan tekanan sedikit lebih tinggi jika mobil lama tidak digunakan.
  • Gerakkan mobil maju-mundur beberapa meter setiap minggu.
  • Gunakan dongkrak penyangga jika mobil tidak dipakai lebih dari satu bulan.

Ban yang dirawat dengan baik akan lebih awet dan aman saat mobil kembali digunakan.

5. Isi Tangki BBM Minimal Setengah

Tangki bensin yang terlalu kosong bisa menyebabkan pengembunan di dalam tangki. Embun tersebut dapat memicu karat dan menurunkan kualitas bahan bakar.

Pastikan tangki terisi minimal setengah penuh untuk mengurangi ruang udara yang dapat menyebabkan kondensasi. Selain itu, gunakan bahan bakar berkualitas agar sistem pembakaran tetap bersih.

6. Jaga Sistem Pengereman

Cakram rem dapat berkarat jika mobil terlalu lama tidak digunakan. Karat tipis memang bisa hilang saat mobil digunakan kembali, tetapi jika terlalu lama dibiarkan, rem bisa lengket atau kurang responsif.

Untuk mencegahnya:

  • Jalankan mobil secara rutin.
  • Hindari menarik rem tangan terlalu lama dalam kondisi lembap.
  • Gunakan ganjal roda jika parkir jangka panjang.

Sistem pengereman yang sehat sangat penting untuk keselamatan berkendara.

7. Rawat Interior dan Eksterior Mobil

Mobil yang jarang dipakai juga berisiko mengalami kerusakan pada bagian interior dan eksterior.

Perawatan Interior

  • Bersihkan kabin secara rutin.
  • Buka jendela sesekali untuk sirkulasi udara.
  • Gunakan silica gel atau pengharum anti lembap.
  • Hindari parkir di tempat yang terlalu lembap.

Perawatan Eksterior

  • Cuci mobil minimal dua minggu sekali.
  • Gunakan cover mobil berkualitas.
  • Parkir di tempat teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.
READ  Cara Mengatasi Bau Bensin yang Masuk ke Dalam Kabin Mobil Saat AC Nyala

Langkah ini membantu menjaga tampilan mobil tetap prima serta mencegah jamur pada kaca dan bodi.

8. Periksa Sistem Pendingin dan Cairan Lainnya

Selain oli, ada beberapa cairan lain yang perlu diperhatikan:

  • Air radiator atau coolant.
  • Minyak rem.
  • Minyak power steering.
  • Air wiper.

Cek level cairan secara berkala dan pastikan tidak ada kebocoran. Sistem pendingin yang bermasalah dapat menyebabkan mesin overheat saat mobil kembali digunakan.

9. Hindari Parkir Terlalu Lama Tanpa Pergerakan

Jika mobil tidak akan digunakan lebih dari satu bulan, lakukan langkah berikut:

  • Lepas aki atau gunakan charger khusus.
  • Naikkan mobil menggunakan jack stand.
  • Tutup knalpot untuk mencegah hewan masuk.
  • Pastikan area parkir kering dan tidak lembap.

Langkah ini termasuk bagian penting dari Tips merawat mobil yang jarang dipakai agar mobil tetap dalam kondisi siap jalan kapan saja dibutuhkan.

10. Lakukan Servis Berkala Meski Jarang Digunakan

Walaupun mobil jarang dipakai, servis berkala tetap penting. Mekanik dapat memeriksa kondisi:

  • Busi
  • Filter udara
  • Filter bahan bakar
  • Sistem injeksi
  • Kelistrikan

Servis rutin membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal sebelum menjadi kerusakan besar.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

Beberapa kebiasaan berikut justru bisa merusak mobil yang jarang dipakai:

  • Hanya menyalakan mesin tanpa menggerakkan mobil.
  • Membiarkan tangki kosong terlalu lama.
  • Tidak mengganti oli karena jarang dipakai.
  • Mengabaikan tekanan ban.
  • Parkir di tempat lembap tanpa perlindungan.

Menghindari kesalahan tersebut sama pentingnya dengan menerapkan Tips merawat mobil yang jarang dipakai.

Mobil yang jarang digunakan bukan berarti bebas perawatan. Justru kendaraan seperti ini membutuhkan perhatian khusus agar mesin tidak rusak saat dipanaskan dan seluruh komponen tetap dalam kondisi optimal.

Dengan menerapkan Tips merawat mobil yang jarang dipakai seperti memanaskan mesin dengan benar, menjaga aki, rutin mengganti oli, memeriksa ban, serta merawat interior dan eksterior, Anda bisa menghindari berbagai risiko kerusakan yang merugikan.

Perawatan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan membuat mobil tetap siap digunakan kapan saja tanpa khawatir mogok atau mengalami masalah serius. Jadi, meskipun mobil jarang keluar garasi, pastikan tetap mendapatkan perhatian yang layak.

Pembiayaan BPKB solusi cepat untuk kebutuhan keuangan dana Anda. Proses mudah, persyaratan ringan, dan pencairan dana cepat tanpa ribet. Cukup gunakan BPKB mobil atau motor, kendaraan tetap bisa digunakan seperti biasa. Bunga kompetitif, tenor fleksibel, dan aman karena bekerja sama dengan lembaga pembiayaan terpercaya. Ajukan sekarang dan wujudkan kebutuhan finansial Anda dengan pembiayaan BPKB yang praktis dan terpercaya.

Pembiayaan BPKB sebagai sarana informasi keuangan dan otomotif anda. Percayakan kebutuhan keuangan pada kami dan berita otomotif terbaru